April 27, 2013

Diskusi Buku "Halah Pokokmen" Kupas Tuntas Dialek Semarangan

Jika dibandingkan dengan dialek muria (pati, kudus, jepara) dan banyumasan. Secara geografis daerah selebaran penutur bahasa semarangan paling sempit. Bahkan bahasa ini tidak tumbuh dan berkembang diseluruh wilayah administratif kota semarang, tetapi hanya tumbuh dan bekembang diwilayah perkampungan antara banjir kanal timur dan banjir kanal barat. Pernyataan itu tertuang dalam kalimat pembuka dalam buku "Halah Pokokmen" yang ditulis oleh wartawan suara merdeka Hartono Samidjan. 

"Oleh karena itu, lewat buku ini saya ingin bahwa dialek semarangan ini bisa terdokumentasikan, karena selama ini bahasa semarangan ini dikenal sebagai bahasa lisan, jadi masyarakat ketika ingin mengetahui bahasa semarangan seperti apa itu teksnya tidak ada" kata hartono dalam Peluncuran dan Diskusi buku yang ditulisnya Sabtu (27/4) di Rumah Makan Semarang Jl Gajahmada 125 Semarang. 

February 22, 2013

OKP Dukung Perda KTR Diterapkan diSemarang

SEMARANG, Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kawasan tanpa rokok Hari ini jum'at (22/02) dibahas panitia khusus DPRD kota semarang di Ruang Sidang DPRD Kota Semarang Jalan Pemuda semarang. Dalam kesempatan itu Peserta yang terdiri dari akademisi, pakar kesehatan, dan organisasi masyarakat menyatakan setuju dengan diterapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok Tersebut. 
"Kami setuju Jika Raperda KTR  diterapkan dikota semarang  karena kami melihat  banyak perokok yang merokok dengan seenaknya terutama yang dikantor-kantor pemerintahan, dan ini memang mengganggu yang lain". kata solikhin, perwakilan  Karang Taruna Kecamatan Semarang tengah.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Tengah, Aji Aflakhi, Menurutnya Setiap Orang mempunyai Hak untuk menghirup udara segar "Sepakat Perda KTR diterapkan, karena orang yang tidak merokok punya hak untuk menikmati Udara yang bebas dari asap rokok, Lebih Sepakat lagi jika dituntaskan dari Akar Masalahnya, yakni Rokok dilarang beredar Dikota semarang" Ungkap Aji saat ditemui Usai Rapat pembahasan.
Meski begitu ada pula yang mempertanyakan terkait penegakkan perda KTR tersebut. Jawade Hafidz Misalnya, Akademisi Unissula yang juga hadir dalam rapat tersebut mempertanyakan penegakan Rancangan peraturan daerah Kawasan Tanpa Rokok tersebut terkait sanksi yang dikenakan kepada Pelanggar. 
"Raperda Ini seharusnya ditinjau dari berbagai aspek seperti Aspek filosofis dan aspek sosiologis, dalam Raperda Ini saya melihat dalam sanksi bagi pelanggar perda ini adalah sanksi pidana,   seharusnya yang dikenakan adalah sanksi perdata" Kata Jawade.
Sementara itu ketua Pansus DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo mengungkapkan, Masukan dan pertanyaan terkait raperda ini akan dikaji ulang dan kemudian akan disahkan April mendatang. 
"Pertanyaan dan masukan yang butuh penegasan dan pengkajian dalam pembahasan hari ini akan dikaji dan dirumuskan dalam dua minggu kedepan  kemudian diusulkan ke pimpinan dewan untuk disahkan di dalam  paripurna april mendatang" Katanya.
Dia menambahkan, Jika Raperda ini disahkan maka dengan demikian sesuai dengan Bab IV tentang  Penetapan Kawasan Tanpa Rokok Pasal 6 maka Setiap orang wajib mematuhi ketentuan larangan di tempat atau area yang dinyatakan sebagai Kawasan Tanpa Rokok. Fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum, tempat lain yang ditetapkan. (Irsyam Faiz)

August 2, 2012

Sekolah Multimedia Makin diminati

Siswa SMK Perdana Semarang sedang melakukan 
Praktek kreja lapangan di Unissula TV.
SEMARANG- Diera komunikasi seperti sekarang ini sekolah multimedia semakin diminati, hal itu dikarenakan kebutuhan akan pekerja dibidang IT semakin dibutuhkan. Hal itu disampaikan M. Nurrohman S.Kom Kepala Sekolah SMK TI Umar Fatah Rembang disela-sela Kegiatan PLPG di Unnes, selasa (24/07).
“Sekolah- sekolah multimedia sekarang semakin diminati, disekolah yang saya pegang saja peminatnya  dari tahun ke tahun semakin meningkat” Ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Dedy kurniadi ST, saat ditanya bagaimana pentingnya teknologi  informasi saat ini, ia mengatakan “hampir semua aspek kehidupan terkait dengan dunia teknologi, selain itu dunia industry sedang berkembang pesat dan membutuhkan banyak SDM, harapannya sekolah-sekolah multimedia saat ini bisa memenuhi kebutuhan SDM” ungkap  sarjana IT lulusan Unissula yang saat ini bekerja sebagai  manajer IT Unissula TV.

July 28, 2012

Jalur ditutup, Perbaikan Ciregol Meningkat


BREBESSejak ditutup pada minggu (08/07) lalu, perbaikan jalan nasional tegal-purwokerto yang ambalas di tanjakan ciregol desa kutamendala kecamatan tonjong kabupaten brebes mulai mengalami peningkatan.

  Dari pantauan saya, hingga minggu (22/07) para pekerja masih sibuk mengerjakan badan jalan yang masih didominasi dengan tanah, sebagian masih ada yang 
mengeruk dan meratakan tanah. Sementara itu belum terlihat para pekerja yang melakukan pengaspalan. 
Menurut salah seorang warga pengguna sepeda motor yang melintas mengaku merasa lebih nyaman setelah jalur ditutup,”kalo kaya gini kan lebih lega mas, kalau dulu itu banyak truk-truk besar sehingga menyulitkan pekerja dan bahkan beberapa kali ada kecelakaan” ungkapnya.

July 18, 2012

Mengagas Radio Online Komunitas


Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama. Dalam komunitas manusia, individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Komunitas berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti "kesamaan", kemudian dapat diturunkan dari communis yang berarti "sama, publik, dibagi oleh semua atau banyak". (Wenger, 2002: 4). Menurut Crow dan Allan, Komunitas dapat terbagi menjadi 3 komponen:
  1. Berdasarkan Lokasi atau Tempat Wilayah atau tempat sebuah komunitas dapat dilihat sebagai tempat dimana sekumpulan orang mempunyai sesuatu yang sama secara geografis
  2. Berdasarkan Minat
  3. Berdasarkan Komuni Komuni dapat berarti ide dasar yang dapat mendukung komunitas itu sendiri.
Adanya komunikasi yang baik antar anggota komunitas juga penting mengingat sebuah komunitas akan berjalan ketika komunikasi antar anggotanya baik. Dan itu tidak akan menemui banyak masalah jika komunitas itu berada dalam satu tempat dan memang terbentuk karna letak geografis yang sama. Lalu bagaimana dengan komunitas komunitas yang anggotanya berada tidak pada tempat yang sama, seperti jenis komunitas yang kedua dan yang ke tiga?? bagaimana mereka bias menjaga dan menjalin komunikasi tanpa terbentur jarak dan waktu??

Hey bro, ngapain kita pusing-pusing, ini kan jamannya komunikasi, informasi sangat mudah sekarang bro, jadi tidak melulu sebuah komunitas itu terbentuk karna letak geografis yang sama,

Jenis komunitas yang berdasarkan minat maupun yang komunitas yang punya ide yang sama juga bias terbentuk tanpa harus ada atau terbentuk di sebuah lokasi/daerah yang sama.

Kalo dulu mungkin orang tua atau orang yang lebih dulu lahir  dari kita sering memiliki komunitas melalui surat menyurat, sering disebut apa itu namanya…korespondensi..kalo ga salah, pada zamannya mungkin itu adalah sebuah model komunikasi paling keren lah..dimana kita harus menulis surat berlembar-lembar, kemudian dikirim melalui pos, berhari-hari kita nunggu jawaban. Dan seterusnya samapi kita kirim surat lagi dan dapat jawaban lagi, kegiatan semacam itu mungkin sangat lazim dilakukan dulu ketia era 90an kebawah. Penyebab utamanya yang jelas pada saat itu teknologi belum seperti sekarang.

Kita mungkin sering dengar yang namanya komunitas online, jelas sekali ini banyak sekali bermuncula setelah internet muncul, komunitas online merupakan kumpulan orang-orang yang terbentuk karna  dibentuk bertemu melalui internet, ya kita bias menamakannya media social, banyak sekali komunitas-komunitas yang dibentuk di media social seperti facebook, twitter, yahoo, kaskus dan sebagainya. Nah biasanya komunitas-komunitas ini berkumpul di dunia maya dalam wadah grup-grup yang disediakan oleh social media tersebut.

Nah komunitas-komunitas online tersebut jelas mereka menggunakan media bahasa tulis untuk menyampaikan pesan atau mengkomunikasiikan gagasan-gagasannya. Ada juga yang pake video, atau suara. Namun itu juga modelnya individual, maksudnya yang uplod sendiri..

Komunikasi kelompok yang baik adalah ketika ada yang mengendalikan komunikasi yang dalam hal ini adalah moderator (menurut saya.red). bagaimana mungkin sebuah komunikasi kelompok akan berhasil kalau masing-masing anggotanya punya gagasan ata pesan kamudian disampaikan sendiri-sendiri tanpa adanya control yang jelas, dan ini akan membawa kelompok pada kondisi komunikasi yang tidak tentu arah, makanya disini kita bias melihat grup grup di facebook sifatnya hanya update status/ kirim dinding di group, terus komentar – komentar, menyukai, udah…tidak ada kelanjutannya, ya walaupun ada beberapa grup yang bagus, setiap pembicaraan berkualitas dan bermanfaat,

Dalam berkelompok/berkomunitas pasti kita memerlukan komunikasi yang intens agar komunitas itu tetap berjalan dengan baik, karna kunci berjalannya sebuah komunitas itu ya komunikasi. Nah pembicaraan kita coba kita batasi pada persoalan komunitas online, bagaimanasih sebuah komunitas online itu bias menjalankan komunikasi yang baik dan lancar?

Radio komunitas

Radio komunitas adalah stasiun siaran radio yang dimiliki, dikelola, diperuntukkan, diinisiatifkan dan didirikan oleh sebuah komunitas. Pelaksana penyiaran (seperti radio) komunitas disebut sebagai lembaga penyiaran komunitas.

Radio komunitas juga sering disebut sebagai radio sosial, radio pendidikan, atau radio alternatif. Intinya, radio komunitas adalah "dari, oleh, untuk dan tentang komunitas".

Dulu nih, radio komunitas hanya terbatas pada frekuensi, dan orang-orang biasa menyebutnya radio analog, walaupun sampai sekarang juga masih banyak radio-radio komunitas yang analog. Tapi itu jarang, karna dibatasi sama frekuensi itu sendiri. Nah, yang sekarang lagi “tren” itu radio online, sekarang bukan hanya radio - radio komersil saja yang pindah dari analog ke streaming atau online tapi juga radio-radio komunitas analog pindah ke streaming, alasannya ya karna pengin memperluas jaringan, secara gitu, radio online itu kan bias di akses ke seluruh dunia, dengan hanya menggunakan laptop atau PC yang  terkoneksi internet maka kita bias menikmati radio online.

Kita kembali ke tema, bagaimana sih sebuah komunitas online itu bias melakukan komunikasi yang baik tanpa harus terbentur jarak dan waktu? Mengingat komunikasi yang dikakukan di Facebook atau media social lainnya hanya sebatas bahasa tulisan saja..kalau menurut saya, salah satu solusinya ya dengan membuat radio online komunitas.

Dengan tetap menggunakan grup di media sosialnya untuk berkomunikasi secara tulisan, kita juga bias menggunakan media suara dari penyiar untuk melakukan komunikasi dengan anggota lain.

sampai saat ini yang saya tau radio online baru bersifat searah, seandainyapun kita mau komunikasi 2 arah maka kita harus menggunakan telpon atau layanan tellpon yang ada di internet (skype, video call, YM dan sebagainya)untuk melakukannya. Mudah-mudahan setahun atau dua tahun lagi (atau jangan lama-lama deh, sebulan lagi atau besok lah..haha) mncul teknologi yang bias menyalurkan suara secara dua arah melalui internet. Dan kalau ini bias terjadi, maka akan sangat memudahkan komunitas untuk melakukan komunikasi secara langsung. Maturnuwun


Gambar: http://www.nyit-nyit.net/public/style_images/biruv3/radio_images/radio-online.png

July 9, 2012

Dialog Kebangsaan 'Koreksi atas Agenda Reformasi"

Pengurus Wilayah Perhimpunan Keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PKB-PII) Jawa Tengah mengadakan dialog kebangsaan dengan tema "Koreksi Atas Agenda Reformasi" pada ahad (8/7) kemarin. acara ini dimoderatori oleh Dr. Agus Yulio (KB PII Jateng/ Dosen Unnes) mendatangkan Soetrisno Bachir yang juga ketua umum PKB-PII Pusat sebagai keynote speaker, dan pembicara Prof. Dr. Denny Indrayana (Wamenkumham), Dr. Arif Satria (Dekan FEMA/mantan Ketua PD PII Pekalongan). acara berlangsung dari pukul 09.00-13.00, setelah sebelumnya diadakan pelantikan PW PKB-PII Jateng. 

Soetrisno Bachir saat memberikan sambutan

Wamenkumham saat memberikan paparannya tentang koreksi atas agenda reformasi di bidang hukum dan HAM

Dr. Arif satria menjelaskan kondisi bangsa indonesia dari dari dalam konteks kekayaan alam

Sesi tanya jawab

Soetrisno Bachir yang juga menjadi keynote speaker dialog kebangsaan "koreksi atas agenda reformasi"

 Dr. Agus Yulio (Moderator) , Soetrisno Bachir (Keynote Speaker), Prof Denny Indrayana (Narasumber), Dr. Arif Satria (Narasumber). (dari kiri ke kanan)


moderator mengantarkan Acara dialog dengan mengawali kisah Rosululloh bersama aisyah dan sahabat tentang pentingnya menjaga amanah.
Peserta Dialog.

Radio Fikom Gelar Workshop


Badan Eksekutif mahasiswa Fakultas Ilmu komunikasi Unissula mengadakan Workshop “manajemen Penyiaran dan Jurnalistik online” pada Rabu 6 Juni kemarin, kegiatan yang bertajuk “mahasiswa kreatif dalam karya santun dalam etika”itu diikuti oleh sekitar 30 peserta yang sebelumnya sudah mendaftar melalui sms, peserta terdiri dari mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada diunissula, dan dari radio komunitas tazmania fakultas teknologi industry unissula.


Menurut panitia fian septian mengatakan, acara ini diselenggarakan atas terbentuknya radio online fikom hasil karya mahasiswa fakultas ilmu komunikasi unissula.
Selain workshop, diadakan pula launching radio online fikom yang ditandai dengan penyerahan tanda jadi dari kepala radio online fikom M.Irsyam Faiz kepada dekan fikom unissula yang diwakili oleh sekretaris dekan ibu dian marhaeni M.Si.

Acara ini menghadirkan septiana srimirhati cahyaningsih, penyiar radio ss fm semarang, “radio online saat ini sudah menjadi tren, bahkan radio konvensional sekarang sudah perlahan pindah ke radio streaming,penyiar yang memiliki nama udara imel ini  menambahkan, selain untuk melebarkan jangkauan penyiaran, radio streaming juga berpeluang mendapatkan iklan yang lebih besar” Jelasnya.

Hadir pula sebagai pembicara mubarok M.Si dosen fakultas ilmu komunikasi unissula,”untuk membuat sebuah radio memang harus didasari niat dan semangat yang tinggi, ia menambahkan, bagi radio pemula seperti radio fikom harus memantapkan visi dan misinya agar bisa terus bertahan” Tandasnya. (faiz)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More